Day 3 Pagi kedua saya berada di Penang. Sarapan pagi kali ini kami tinggal bertiga, karena Inggrid sudah terbang kembali ke Jakarta. Seperti pagi sebelumnya, usai sarapan saya pun mengisi tumbler kosong yang sengaja saya bawa dari rumah dengan air putih yang tersedia di meja makan Hutton Lodge. Lumayan kan ngirit beberapa ringgit. Selain irit … Continue reading
Banda Aceh adalah kota yang berada di paling ujung Pulau Sumatera. Apa yang ada dalam pikiran kawan-kawan ketika mendengar Banda Aceh? Tsunami? Syariat Islam? Atau Kopi? Ini lah sedikit yang saya bagi tentang 10 hal yang harus dilakukan ketika berkunjung ke Banda Aceh, menurut versi saya tentu saja. Kawan-kawan ada yang mau menambahkan? 1. Berkunjung … Continue reading
“Saya tidak bisa memastikan bisa ketemu orangutan atau enggak nanti di Feeding Site“, kata Bang Jinta, seorang pemandu lokal di Bukit Lawang, Taman Nasional Gunung Leuser. “Karena memang orangutan di Bukit Lawang ini dilepas liar ke hutan, tidak bisa dijamin akan bertemu orangutan kalau kita berkunjung ke Feeding Site. Apalagi kalau pas musim buah. Mereka … Continue reading
Nafas saya terengah, peluh menetes di dahi. Pohon- pohon pinus menjulang menemani. Angin berhembus semilir memaksa saya menggosok-gosok kedua telapak tangan untuk menghangatkan diri. Berjalan kaki menaiki bukit ini ternyata cukup menguras tenaga. Setelah tiba di puncak Bur Gayo, mata saya terbius oleh bukit yang memiliki pemandangan terindah untuk menikmati Danau Lut Tawar yang berada … Continue reading
Setujukah kawan kalau saya bilang bahwa Banda Aceh adalah kota yang paling banyak memiliki masjid di Indonesia? Saya tidak yakin ada kota lain yang bisa menandingi. Bahkan ketika saya berada di kota-kota di Jawa semisal Yogyakarta dan Semarang aja, jika dibandingkan dengan Banda Aceh, relatif lebih susah nyari masjid untuk shalat dan sekedar melepas lelah … Continue reading
Recent Comment